
STIT Raden Wijaya, Mojokerto — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STIT Raden Wijaya Mojokerto menyelenggarakan Forum Kajian Kepemimpinan dengan tema “Etika Kepemimpinan dalam Mengelola Organisasi dan Masyarakat” pada Jumat (19/01/2024).
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari BAZNAS Kota Mojokerto dan dimoderatori oleh Rima Nur Febriana sebagai salah satu pengurus DEMA STIT Raden Wijaya. Forum ini diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan dan karakter akademik.
Forum Kajian Kepemimpinan ini dilaksanakan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai pentingnya etika dalam kepemimpinan, baik di lingkungan organisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, kepemimpinan yang berlandaskan nilai moral dan integritas dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Pemateri dari BAZNAS Kota Mojokerto dalam paparannya menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan manajerial, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan sosial. Seorang pemimpin, menurutnya, harus mampu mengedepankan nilai kejujuran, amanah, keadilan, serta kepedulian terhadap kepentingan umat dan masyarakat luas.
“Kepemimpinan yang baik lahir dari etika yang kuat. Tanpa etika, kekuasaan dan jabatan justru dapat menjadi sumber masalah dalam organisasi dan masyarakat,” ungkapnya.
Diskusi juga menyoroti praktik kepemimpinan di lembaga sosial dan keagamaan, termasuk pengalaman BAZNAS dalam mengelola organisasi berbasis kepercayaan publik. Mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme menjadi bagian penting dalam membangun legitimasi kepemimpinan.
Sebagai moderator, Rima memandu jalannya forum secara dialogis dan sistematis. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi serta mengaitkan materi dengan pengalaman organisasi yang mereka jalani di lingkungan kampus maupun masyarakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis seputar tantangan kepemimpinan generasi muda dan dilema etis yang kerap dihadapi pemimpin.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mahasiswa dalam sesi tanya jawab. Forum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk menanamkan kesadaran bahwa kepemimpinan bukan semata-mata soal posisi, melainkan soal tanggung jawab dan keteladanan.
Melalui Forum Kajian Kepemimpinan ini, Prodi PAI STIT Raden Wijaya Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang beretika dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan nilai-nilai kepemimpinan yang relevan untuk menghadapi tantangan organisasi dan masyarakat di masa depan.
