
STIT Raden Wijaya, Mojokerto – STIT Raden Wijaya Mojokerto resmi melantik kepengurusan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) periode 2025-2026 di Aula Lt. 3 Kampus STIT Raden Wijaya, Kota Mojokerto pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 14.10 WIB hingga selesai ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan mahasiswa sekaligus penguatan budaya akademik di lingkungan kampus.
Pelantikan DEMA bertujuan sebagai pengukuhan resmi kepengurusan DEMA terpilih, sekaligus menjadi titik awal legitimasi kepemimpinan mahasiswa yang berlandaskan nilai demokrasi, integritas, dan kesinambungan organisasi. Acara ini dihadiri oleh pengurus DEMA terpilih, panitia pelaksana, mahasiswa STIT Raden Wijaya, serta seluruh sivitas akademika.
Hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua STIT Raden Wijaya, Bapak Dr., Drs., H. Imron Rosyadi, S.H., M.H., Ketua PCNU Kota Mojokerto, Bapak K.H. M. Shodiqin Marzuqon, S.Pd.I., serta Bapak H. Ulil Abshar, M.Pd., Komisioner KPU Kota Mojokerto, yang hadir sebagai perwakilan alumni STIT Raden Wijaya. Kehadiran para pimpinan, tokoh masyarakat, dan alumni ini mencerminkan dukungan penuh terhadap penguatan kepemimpinan mahasiswa di STIT Raden Wijaya.
Mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan yang Progresif dan Kolaboratif dalam Membangun Budaya Akademik yang Lebih Aktif”, pelantikan DEMA dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus komitmen bersama untuk mendorong peran strategis mahasiswa dalam pengembangan akademik dan organisasi kampus.
Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan tertib, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan laporan Ketua Pelaksana, sambutan Ketua DEMA demisioner periode 2024/2025, sambutan Ketua PCNU Kota Mojokerto, serta sambutan Ketua STIT Raden Wijaya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan oleh perwakilan anggota DEMA, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua STIT Raden Wijaya, sambutan Ketua DEMA terpilih periode 2025-2026, sambutan Pembina DEMA oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bapak Dr. H. Anas Amin Alamsyah, M.Ag., dan ditutup dengan doa oleh Bapak Achmad Zainul Mustofa Al Amin, M.Pd.
Dalam sambutannya, Ketua STIT Raden Wijaya menegaskan bahwa DEMA merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk belajar kepemimpinan, organisasi, serta pengabdian. DEMA diharapkan mampu menjadi motor penggerak budaya akademik yang aktif, kritis, dan kolaboratif, sejalan dengan visi pengembangan STIT Raden Wijaya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berkarakter.
Ketua DEMA terpilih periode 2025-2026, Rima Nur Febriana, dalam wawancara menyampaikan bahwa kepengurusan DEMA ke depan akan membawa semangat kebangkitan organisasi. Ia menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah proses pemulihan dan penguatan kembali fungsi organisasi, mengingat dinamika pada periode sebelumnya yang berdampak pada kurang optimalnya kinerja DEMA.
“Oleh karena itu, kepengurusan saat ini menempatkan proses belajar, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan sebagai langkah awal agar kondisi serupa tidak terulang,” ujarnya.
Rima juga menambahkan bahwa sebagai kepengurusan yang menjadi awal kebangkitan DEMA, tantangan lain yang dihadapi adalah membangun pola kerja dan budaya organisasi di tengah minimnya referensi kepengurusan sebelumnya. Hal ini menuntut komitmen, kehati-hatian, serta kolaborasi yang kuat antar pengurus dan seluruh elemen kampus.
Adapun agenda prioritas DEMA STIT Raden Wijaya periode 2025-2026 meliputi penyusunan dan penyelarasan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan dan aspirasi mahasiswa, pelaksanaan program secara optimal dan bertanggung jawab, penguatan budaya akademik melalui sinergi dengan sivitas akademika, serta penyediaan ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Melalui sambutan perdananya, Rima mengajak seluruh pengurus DEMA untuk bekerja sama dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan saling menguatkan dalam menjalankan amanah organisasi. Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa STIT Raden Wijaya untuk berkolaborasi, menyampaikan aspirasi, dan bergerak bersama DEMA.
“Mari kita jadikan DEMA sebagai rumah bersama untuk belajar kepemimpinan, pengabdian, dan keilmuan, demi terwujudnya budaya akademik yang aktif dan lebih baik di STIT Raden Wijaya,” pungkasnya.
Pelantikan DEMA ini menjadi penanda komitmen STIT Raden Wijaya dalam mendukung pengembangan kepemimpinan mahasiswa yang progresif, berintegritas, dan berorientasi pada penguatan budaya akademik kampus. (eva/ska)
