
STIT Raden Wijaya, Mojokerto — Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa STIT Raden Wijaya Mojokerto yang dilaksanakan di SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto resmi ditutup pada Senin (24/11/2025). Kegiatan penutupan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembelajaran dan pengabdian mahasiswa di sekolah mitra.
Acara ini dihadiri oleh Pengawas Yayasan YP3M Sabilul Muttaqin, H. Muhammad Aunur Rofiq, S.Pd.I, Kepala SMP Islam Brawijaya, Khoirul Huda, S.Pd.I, guru pamong Bapak Muhammad Amril Khamdani, Lc., M.Pd. dan Bapak Abdul Wahid Lukman Khafid, S.Pd.I. serta jajaran dewan guru.
Dari pihak kampus, tampak hadir Ketua STIT Raden Wijaya, Bapak Dr. Drs. H. Imron Rosyadi, SH., MH. dan Bapak Muhammad Taufiqurrahman, M.Pd. yang memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa. Seluruh siswa-siswi SMP Islam Brawijaya pun hadir menyemarakkan acara sebagai bentuk penghargaan kepada para mahasiswa PPL.
Selama menjalani praktik mengajar, mahasiswa STIT Raden Wijaya tidak hanya berkutat pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Mereka ikut terlibat aktif dalam berbagai aktivitas pembiasaan pagi seperti Iftakhussalam pada pukul 06.00, dilanjutkan dengan doa bersama, pembacaan Rotibul Haddad, tahlil, Yasin, serta muroja’ah yang dipandu para siswa. Mahasiswa juga diberi kepercayaan mengajar BTQ (Baca Tulis Qur’an) serta membantu sejumlah kegiatan unggulan sekolah, seperti Festival Literasi “Expressib Day” dan Lomba Bulan Bahasa yang menjadi agenda kebanggaan SMP Islam Brawijaya.
Tak hanya itu, kegiatan setiap hari Jumat menjadi pengalaman berkesan bagi mahasiswa. Mereka turut mendampingi siswa dalam tahlil di makam, mengikuti giat aksi sehat “Isi Piringku”, hingga melaksanakan Salat Dhuha berjamaah bersama seluruh warga sekolah, yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah.
PPL ini diikuti oleh enam mahasiswa, yaitu Fina Syahida Maqhfiroh, Istafadatul ‘Ilma, Nanik Indrawati, Cut Halimatussadiah, M. Adib Ali, dan Firman Ardiyonsyah. Mereka mendapatkan bimbingan intensif dari Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Devi Akta Pratiwi, M.Psi., sehingga seluruh proses berjalan terarah dan memberi dampak signifikan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua STIT Raden Wijaya, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi serta kontribusi mahasiswa selama berada di SMP Islam Brawijaya. Ia menegaskan bahwa PPL merupakan bagian penting dari proses pembentukan calon pendidik yang tidak hanya cakap dalam mengajar, tetapi juga matang secara karakter dan siap mengabdi untuk masyarakat.
Penutupan PPL ini tidak sekadar menandai berakhirnya kegiatan, tetapi juga menjadi bukti komitmen STIT Raden Wijaya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang nyata, berkualitas, dan berdampak. Melalui kolaborasi dengan sekolah mitra, kampus terus memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berfokus mencetak guru-guru masa depan yang unggul, berintegritas, dan berakhlak mulia. (eva/ska)
