
STIT Raden Wijaya, Mojokerto — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STIT Raden Wijaya Mojokerto kembali menyelenggarakan Forum Kajian Psikologi Islam dengan tema “Trauma, Resiliensi, dan Proses Pemulihan dalam Perspektif Psikologi dan Islam” pada Jumat (18/10/2024). Kegiatan ini menghadirkan Satria Kamal Akhmad, M.Si., sebagai pemateri dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai semester.
Forum ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai trauma psikologis serta pentingnya membangun resiliensi sebagai kemampuan untuk bangkit dari pengalaman traumatis. Dalam konteks mahasiswa, isu trauma seringkali berkaitan dengan pengalaman akademik, relasi sosial, maupun latar belakang keluarga yang berdampak pada kesehatan mental.
Dalam pemaparannya, Satria Kamal Akhmad, M.Si., menjelaskan bahwa trauma tidak selalu muncul dalam bentuk peristiwa besar, tetapi juga dapat berasal dari pengalaman berulang yang tidak terselesaikan secara emosional. Oleh karena itu, proses pemulihan membutuhkan kesadaran diri, dukungan lingkungan, serta pendekatan psikologis yang tepat.
“Resiliensi bukanlah kemampuan untuk menghapus luka, tetapi kekuatan untuk bertumbuh melalui luka tersebut,” ungkapnya di hadapan peserta forum.
Pemateri menekankan bahwa perspektif Islam memberikan landasan spiritual yang kuat dalam proses pemulihan trauma. Nilai-nilai seperti sabar, tawakal, dan husnuzan kepada Allah menjadi sumber kekuatan batin yang mendukung proses penyembuhan psikologis. Spiritualitas Islam, menurutnya, dapat menjadi faktor protektif yang membantu individu menghadapi tekanan hidup dengan lebih adaptif.
Forum berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang hidup. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait cara mengenali trauma, membangun resiliensi, serta mengintegrasikan pendekatan psikologi dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi ini membuka ruang aman bagi mahasiswa untuk memahami bahwa proses pemulihan adalah perjalanan yang membutuhkan waktu dan dukungan.
Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan mental. Forum Kajian Psikologi Islam ini menjadi wadah edukatif sekaligus reflektif yang membantu mahasiswa memahami pentingnya merawat kesehatan mental secara holistik.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya Mojokerto menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang akademik yang responsif terhadap isu psikologis dan spiritual mahasiswa. Forum Kajian Psikologi Islam diharapkan terus menjadi sarana penguatan mental dan spiritual dalam membentuk pribadi yang tangguh dan berdaya.
