
STIT Raden Wijaya, Mojokerto – Kampus STIT Raden Wijaya menyelenggarakan kegiatan akademik di luar kelas bertajuk Forum Transformasi Pendidikan di Era Digital dengan tema Strategi Adaptif Pembelajaran di Era Digital, pada Jumat (16/05/2025). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik untuk merespons dinamika perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia pendidikan.
Forum ini menghadirkan Ach. Zainul Mustofa al Amin, M.Pd. sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa transformasi pendidikan di era digital bukan sekadar soal penggunaan perangkat teknologi, melainkan menyangkut perubahan paradigma pembelajaran, peran pendidik, serta strategi adaptif dalam mengelola proses belajar mengajar.
Menurutnya, pendidik dituntut untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab. Pembelajaran di era digital harus dirancang secara kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
“Kehadiran teknologi dalam pendidikan seharusnya menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman belajar, bukan menggantikan peran pendidik. Oleh karena itu, strategi adaptif sangat dibutuhkan agar proses pembelajaran tetap humanis dan bermakna,” ungkap Ach. Zainul Mustofa al Amin, M.Pd.
Kegiatan forum ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran berbasis teknologi. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas tantangan implementasi pembelajaran digital, penggunaan media pembelajaran inovatif, serta kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapi perubahan zaman.
Melalui forum ini, STIT Raden Wijaya Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kualitas akademik dan pengembangan wawasan mahasiswa terhadap isu-isu pendidikan kontemporer. Kegiatan akademik di luar kelas seperti ini diharapkan dapat melengkapi pembelajaran formal di kelas serta menumbuhkan budaya diskusi dan pemikiran kritis di lingkungan kampus.
Ke depan, STIT Raden Wijaya Mojokerto berupaya untuk terus menghadirkan forum-forum akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang pendidikan di era digital. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan memiliki kesiapan adaptif, kompeten, dan mampu berkontribusi positif dalam dunia pendidikan maupun masyarakat luas. (eva/ska)
