
STIT Raden Wijaya, Mojokerto — Suasana hangat memenuhi lingkungan MTs An-Nahdliyyah pada Senin (24/11/2025), ketika acara Penutupan Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa STIT Raden Wijaya berlangsung bersamaan dengan perayaan penyambutan Hari Guru Nasional. Momentum ini menjadi rangkaian yang penuh makna, menggabungkan rasa syukur atas selesainya masa pengabdian mahasiswa dengan penghormatan untuk para pendidik yang telah membimbing mereka.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga, yakni Ketua Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah An-Nahdliyyah, Kepala Madrasah MTs An-Nahdliyyah, dan Kepala Madrasah MA An-Nahdliyyah. Dari pihak kampus STIT Raden Wijaya turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Bapak Zainul Mustofa Al Amin, M.Pd, Bapak Ahsanul Anam, S.Th.I., M.Fil.I, serta Ibu Hj. Mas’adah, S.Ag., M.HI., M.Pd.I. Acara semakin meriah dengan kehadiran seluruh siswa MTs dan MA An-Nahdliyyah, serta dewan guru dan staf yang turut menyambut momentum Hari Guru dengan penuh suka cita.
Selama melaksanakan PPL, para mahasiswa tidak hanya berfokus pada proses mengajar. Mereka menjalin kedekatan yang erat dengan para guru serta siswa-siswi madrasah. Mahasiswa kerap terlibat dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk mendampingi siswa mengikuti lomba Pramuka di kantor PCNU Mojokerto. Selain itu, mereka turut aktif bekerja sama dengan OSIS MTs dan MA dalam merancang berbagai kegiatan sekolah, seperti peringatan hari besar Islam dan hari besar nasional.
Pengalaman mereka semakin kaya melalui aktivitas evaluasi rutin setiap pulang sekolah, yang membantu mereka terus meningkatkan kemampuan mengajar dan membangun komunikasi yang efektif. Kebersamaan pun tumbuh alami ketika mereka bermain, berdiskusi, dan berinteraksi dengan para santri yang juga merupakan siswa MTs An-Nahdliyyah.
Adapun mahasiswa peserta PPL di MTs An-Nahdliyyah tahun ini terdiri dari Ahmad Khilmi Al Irsyad, Ahmad Hilmi Mubarok, Bahtiyar Jiha Ulhaq, M. Agis Reza A.K, M. Rif’an Dzulhilmi, Ummu Kulsum, dan Yasmin Hannah Putri. Seluruh proses kegiatan didampingi langsung oleh DPL Bapak Zainul Musthofa Al Amin, M.Pd, yang memastikan bahwa PPL berjalan efektif, terarah, dan memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa.
Pelaksanaan penutupan PPL yang dipadukan dengan penyambutan Hari Guru ini menjadi simbol penghargaan atas pengabdian para pendidik sekaligus penanda komitmen STIT Raden Wijaya dalam mencetak calon guru yang berkompeten dan berkarakter. Harmoni antara kampus dan madrasah tampak begitu kuat, memancarkan semangat membangun pendidikan yang unggul, humanis, dan penuh keikhlasan. (eva/ska)
