
STIT Raden Wijaya, Mojokerto — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Menyikapi hal tersebut, STIT Raden Wijaya Mojokerto menyelenggarakan Forum Transformasi Pendidikan di Era Digital dengan tema “Perubahan Paradigma Pembelajaran di Era Teknologi Digital” pada Jumat (17/01/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Ach. Zainul Mustofa Al Amin, M.Pd. sebagai pemateri.
Forum ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk memahami perubahan mendasar dalam sistem pembelajaran akibat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Tidak hanya sekadar membahas penggunaan media digital, forum ini juga menekankan pentingnya perubahan cara pandang pendidik dan peserta didik dalam proses belajar-mengajar.
Dalam pemaparannya, Ach. Zainul Mustofa Al Amin menjelaskan bahwa era digital telah menggeser paradigma pembelajaran dari yang semula berpusat pada dosen (teacher-centered) menuju pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered). Teknologi, menurutnya, bukan sekadar alat bantu, melainkan medium strategis yang dapat mendorong pembelajaran lebih kolaboratif, kreatif, dan kontekstual.
“Pembelajaran di era digital menuntut dosen dan mahasiswa untuk sama-sama adaptif. Mahasiswa tidak lagi hanya sebagai penerima informasi, tetapi sebagai subjek aktif yang mampu mengolah, mengkritisi, dan memproduksi pengetahuan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital, etika bermedia, serta kemampuan berpikir kritis sebagai kompetensi utama yang harus dimiliki oleh pendidik dan peserta didik. Tanpa kesiapan tersebut, pemanfaatan teknologi justru berpotensi menimbulkan tantangan baru dalam dunia pendidikan, seperti distraksi belajar dan penyalahgunaan informasi.
Kegiatan forum berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan peserta secara aktif. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi pembelajaran digital, pemanfaatan platform teknologi dalam perkuliahan, hingga tantangan pedagogis yang dihadapi dosen di tengah perubahan zaman.
Forum Transformasi Pendidikan di Era Digital ini merupakan bagian dari upaya STIT Raden Wijaya Mojokerto dalam memperkuat kualitas akademik dan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul serta responsif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan akademik di luar kelas seperti ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas tentang dinamika pendidikan kontemporer.
Dengan terselenggaranya forum ini, STIT Raden Wijaya Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan era digital, tanpa mengesampingkan nilai-nilai akademik dan etika pendidikan. (eva/ska)
