
STIT Raden Wijaya, Surabaya – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Wijaya Mojokerto turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Pimpinan (RAPIM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur pada tanggal 18–19 Juni 2026 di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi PTKI: Unggul dalam Mutu, Berkontribusi untuk Harmoni Bangsa” dan dihadiri oleh para pimpinan PTKIS dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Pada kesempatan tersebut, STIT Raden Wijaya Mojokerto diwakili oleh Ahsanul Anam, S.Th.I., M.Fil.I., Wakil Ketua II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum. Kehadiran perwakilan kampus dalam forum strategis ini merupakan bentuk komitmen STIT Raden Wijaya untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan yang berorientasi pada peningkatan mutu.
RAPIM PTKIS menjadi agenda penting yang secara rutin diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur sebagai wadah koordinasi, konsolidasi, dan penguatan kapasitas kepemimpinan perguruan tinggi. Forum ini juga menjadi sarana bagi para pimpinan PTKIS untuk memperoleh informasi terkini mengenai kebijakan pemerintah, arah pengembangan pendidikan tinggi Islam, serta strategi peningkatan daya saing perguruan tinggi di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, pihak Kopertais Wilayah IV Jawa Timur menekankan pentingnya transformasi kelembagaan yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif, tetapi juga pada penguatan budaya mutu, tata kelola yang profesional, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat dan bangsa. Semangat tersebut sejalan dengan tuntutan pendidikan tinggi saat ini yang mengharuskan perguruan tinggi mampu beradaptasi dengan perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Bagi STIT Raden Wijaya Mojokerto, keikutsertaan dalam RAPIM ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama antar-PTKIS sekaligus memperkaya wawasan dalam pengelolaan institusi. Berbagai materi dan diskusi yang disampaikan selama kegiatan diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan kampus, khususnya pada aspek tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem penjaminan mutu, serta pengelolaan kelembagaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Wakil Ketua II STIT Raden Wijaya Mojokerto, Ahsanul Anam, S.Th.I., M.Fil.I., menyampaikan bahwa forum seperti RAPIM memiliki nilai strategis bagi pengembangan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, kampus dapat memperoleh berbagai informasi dan praktik baik yang dapat diadaptasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta penguatan kapasitas institusi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Partisipasi STIT Raden Wijaya Mojokerto dalam RAPIM PTKIS Kopertais Wilayah IV Jawa Timur 2026 menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan kampus dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan mutu, STIT Raden Wijaya Mojokerto terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. (eva/ska)
